Laman

Senin, 26 Desember 2011

10 Pintu Masuk Prajurit & Bala Tentara Musuh Kita!



Seraaang!!! Prajurit dan bala tentara mulai memasuki pintu benteng. Mereka berhasil mendobrak pintu rahasia benteng kuat itu. Panglima tentara langsung menuju tempat persembunyian di tengah ruang rahasia. Ia mencari satu makhluk yang terkurung erat, yaitu “hawa nafsu”. Ya, para tentara itu adalah setan dan panglimanya adalah iblis. Mereka berusaha mencuri hawa nafsu manusia dan menguasainya.



Mereka berhasil masuk benteng pertahanan lewat pintu tak terkunci. Oleh karena itu, sebagai manusia sang empunya benteng, kita tak boleh membiarkan pintu masuk setan terbuka. Apa saja pintu masuk itu? Dari pintu apa saja mereka dapat masuk menguasai hawa nafsu kita? Berikut pintu-nya..


1. Marah

Orang marah adalah orang yang sangat lemah di hadapan setan. Berwudhulah!


2. Hasad dan Tamak

Manusia bila hasad dan tamak menginginkan sesuatu dari orang lain maka ia menjadi buta dan tuli, manusia akan menuruti hawa nafsunya walaupun jahat. Istighfarlah!


3. Perut Kenyang

Perut kenyang dapat menghilangkan rasa takut pada Allah dari hatinya, menghilangkan rasa kasih sayang karena ia mengira bahwa semua sama kenyang dengan dirinya, mengganggu ketaatan kepada Allah. Pada intinya, orang kenyang akan malas berbuat apa-apa, rasanya beban perut begitu dahsyat sehingga tubuh pun mengalah menunda kewajiban. “Makan ketika lapar, dan berhenti sebelum kenyang!”


4. Cinta Perhiasan dan Perabot Rumah Tangga

Semakin cinta perhiasan, dan perabot rumah tangga, ingin rasanya melengkapi dan memperindah perabot dalam kamar, hiasi tembok, langit-langit, ganti sofa, beli meja, umur akan disibukkan oleh perabot itu dan melupakan “ingat” pada Allah. Tahanlah!


5. Tergesa-gesa

Ketika manusia tergesa-gesa dalam melakukan kewajiban maka setan menebarkan kejahatannya dalam diri manusia tanpa disadari. Renungkan dan tenanglah!


6. Cinta Harta

Ketika mendapat 1 juta, dalam pikiran akan muncul sepuluh keinginan yang masing-masing memerlukan 1 juta. Akan terus kurang dan terus menginginkan tambahan lebih banyak lagi. Terus dan terus ingin lagi. Bercukuplah!


7. Meremehkan yang lain

Sayalah yang baik, yang lain salah dan jelek! Anggapan seperti ini datangnya dari setan.Bercerminlah!


8. Kikir dan Takut Miskin

Setan tidak mempunyai senjata sehebat senjata rasa takutnya manusia dari kemiskinan. Memberi harus ikhlas, namun ikhlas bukan berarti tidak ada keterpaksaan. Justru berusaha mengikhlaskan sesuatu dengan sedikit keterpaksaan lebih besar usaha pun ganjarannya. Berinfaqlah!


9. Memikirkan Dzat Allah

Orang yang memikirkan wujud dan dzat Allah tidak akan sampai pada apa yang diinginkannya, ia akan tersesat karena akal manusia tidak akan sampai kesana dan dapat saja ia terpleset pada kesyirikan. Imani apa-apa yang gaib, dan temukan jejak penciptaan langit dan bumi. Jika ada langit dan bumi, tentu ada PenciptaNya. Jika manusia saja tidak dapat mengatur apa-apa dalam tubuhnya, lalu siapa yang dapat mengaturnya? Tidakkah cukup bukti itu bagi orang yang berpikir. Berilmulah!


10. Menggunjing Saudara Lain (Ghibah)

Dapat jadi saudara yang kita gunjingkan itu lebih baik dari diri kita. Temukan 1001 alasan untuk berusaha dan berusaha tidak ghibah. Husnudzonlah!

Rasulullah SAW pernah bersabda,”Bila Umar ra. melewai suatu lereng maka setan mengambil lereng selain yang dilewati Umar.” Mengapa? Karena Umar memiliki hati yang bersih dari sifat tercela, sehingga setan tidak dapat mendekat.

Dzikrullah. Ingat pada Allah. Ingat, berarti tidak melupakan. Bila tidak ingat pada Allah, berarti teringat pada selainNya, lupa padaNya. Ingat = Tidak Lupa. Lupa = Tidak Ingat. Bagai dua sisi mata uang, ia tak dapat disatukan. Ingatlah selalu! 

-Saling Mengingatkan ya!-


#disadur dengan beberapa perubahan.swaramuslim.#