Laman

Jumat, 16 Desember 2011

Kisah Seekor Angsa



Pada suatu hari seorang petani menemukan sebutir telur angsa di halaman rumahnya dan memasukkan telur tersebut ke dalam kandang ayam di antara telur-telur ayam yang sedang dierami. Beberapa minggu kemudian telur angsa itu menetas dan karena berada di lingkungan ayam, sang anak angsapun berperilaku seperti ayam. Anak angsa tersebut makan seperti ayam, berkokok seperti ayam dan berkumpul di tengah-tengah para ayam.


Ketika sedang bermain-main di tengah hutan, tak jarang sang anak angsa memandang iri kepada kerumunan para angsa yang sedang berenang di tengah danau dan berharap di dalam hati seandainya saja ia mampu berenang dan menikmati indahnya danau seperti para angsa tersebut. 

A d i l




Pada suatu hari yang terik seorang musafir bermaksud mencari tempat untuk berteduh. Ia hendak melepas kepenatannya setelah setengah hari perjalanan. Tidak lama kemudian dijumpainya sebuah pohon beringin yang rindang dan berbuah lebat. 

Disandarkan tubuhnya yang sudah terasa berat pada batang pohon beringin itu. Sambil tiduran ditebarkannya pandangan ke hamparan sawah di hadapannya. Tampak buah-buah semangka sebesar bola terhampar di sawah itu. 

Rabu, 14 Desember 2011

Argumentasi, Lelaki Shalih dan Cinta..




“Bila seorang laki-laki yang kamu ridhai agama dan akhlaqnya meminang,” kata Rasulullah mengandaikan sebuah kejadian sebagaimana dinukil Imam At Tirmidzi, “Maka, nikahkanlah dia.” Rasulullah memaksudkan perkataannya tentang lelaki shalih yang datang meminang putri seseorang.

“Apabila engkau tidak menikahkannya,” lanjut beliau tentang pinangan lelaki shalih itu, “Niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang meluas.” Di sini Rasulullah mengabarkan sebuah ancaman atau konsekuensi jika pinangan lelaki shalih itu ditolak oleh pihak yang dipinang. Ancamannya disebutkan secara umum berupa fitnah di muka bumi dan meluasnya kerusakan.

Raja dan Ulama




Khalifah Harun ar-Rasyid, suatu hari berkunjung ke kota kecil Ar-Riqah, ratusan kilometer dari Baghdad. Kebetulan pada hari itu juga, ke kota Ar-Riqah datang Abdullah Ibn Al-Mubarak, seorang ulama yang terkenal sangat zuhud dan wara', serta berani melaksanakan amar ma'ruf nahyi munkar, tidak hanya kepada rakyat kebanyakan tetapi juga kepada para penguasa. 

Penduduk kota Ar-Riqah berbondong-bondong menyambut Abdullah Ibn Al-Mubarak. Mereka beramai-ramai meminta nasehat dan fatwa agama. Akibatnya kawasan istana tempat Harun Ar-Rasyid menginap menjadi sunyi sepi. Maka khalifah bertanya kepada seorang pengawalnya.

Keberanian tanpa Perhitungan





Berani terhadap kematian tanpa bekal yang kuat akan berakibat fatal.

Seorang tua memberi petuah kepada anaknya yang menjadi seorang Prajurit yang akan pergi bertugas.

"Hati-hati jika engkau mendapat tugas maju ke medan perang. Usahakan tetap selamat."

Kisah Seekor Tikus



Di suatu rumah di ladang pertanian hiduplah pasangan suami isteri petani. Suatu hari seekor tikus mengintip dibalik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan isterinya membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus!

Sang Tikus lari kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan kepada teman-temannya; "Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!"