Dua orang bersaudara bekerja bersama menggarap ladang milik keluarga mereka.
Yang seorang, si kakak, telah menikah, dan memiliki keluarga yang cukup besar.
Si adik masih lajang, dan berencana tidak menikah. Ketika musim panen tiba,
mereka selalu membagi hasil sama rata. Selalu begitu.
Pada suatu hari, si
adik yang masih lajang itu berpikir, "Tidak adil jika kami membagi rata semua
hasil yang kami peroleh. Aku masih lajang dan kebutuhanku hanya sedikit." Maka,
demi si kakak, setiap malam, dia akan mengambil sekarung padi miliknya, dan
dengan diam-diam, meletakkan karung itu di lumbung milik kakaknya. Sekarung itu
ia anggap cukuplah untuk mengurangi beban si kakak dan
keluarganya.





